Data kesehatan

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Salah satu ukuran yang sering dipakai untuk mengetahui tingkat kelahiran di suatu negara atau wilayah (propinsi, kabupaten/kota) pada suatu waktu tertentu adalah Angka Kelahiran Kasar atau Crude Birth Rate (CBR). Nilai CBR dari masa ke masa dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan (kenaikan atau penurunan) populasi penduduk di suatu negara atau wilayah dan dapat dibandingkan dengan negara-negara atau wilayah lain. Selain itu, nilai CBR dapat dimanfaatkan untuk memperkirakan jumlah bayi lahir hidup, jumlah ibu hamil dan ibu nifas.

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Kasihan, lagi-lagi terbukti kaum perempuan (wanita) menjadi 'pelengkap penderita.' Peran wanita sangat sentral (diperlukan) di dalam keluarga, tetapi di sisi lain, kaum wanita merupakan kelompok yang paling banyak mengalami penderitaan, mulai dari kondisi bawaan yang mereka terima akibat adanya nilai-nilai patriarki yang memberlakukan perempuan sebagai golongan 'nomor dua' (sub-ordinat), berbagai perlakuan buruk dan diskriminatif (misal: kebijakan diskriminatif, pengabaian hak-hak, pembatasan, dan praktik kekerasan terhadap perempuan), hingga berbagai penderitaan akibat kodrat yang dimilikinya (misal: kehamilan dan persalinan yang mengandung risiko tinggi serta berbagai kesakitan seperti kanker leher rahim dan payudara). Berdasarkan hasil analisis data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), 2007, telah ditemukan 'benang merah' yang pada intinya menyimpulkan bahwa penyakit kanker lebih banyak menyerang kaum perempuan  daripada laki-laki. Mari kita melihat datanya.

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive


Gambar 1: Perokok anak. Sumber: http://www.who.int/tobacco/en/atlas3.jpg

Umur mulai merokok pada usia anak mengalami peningkatan, demikian pula umur mulai merokok pada usia remaja dan dewasa muda mengalami peningkatan. Menurut data hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 dan 2010, terjadi kecenderungan peningkatan umur mulai merokok pada usia yang lebih muda. Menurut Riskesdas 2007, umur pertama kali merokok pada usia 5-9 tahun sebesar 1,2%, pada usia 10-14 tahun sebesar 10,3%, pada usia 15-19 tahun sebesar 33,1%, pada usia 20-24 tahun sebesar 12,1%, pada usia 25-29 tahun sebesar 3,4% dan pada usia >30 tahun sebesar 4%. Sedangkan menurut Riskesdas 2010, umur pertama kali merokok pada usia 5-9 tahun sebesar 1,7%, pada usia 10-14 tahun sebesar 17,5%, pada usia 15-19 tahun sebesar 43,3%, pada usia 20-24 tahun sebesar 14,6%, pada usia 25-29 tahun sebesar 4,3% dan pada usia >30 tahun sebesar 3,9%.

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Apa saja penyakit terbanyak yang diderita pasien-pasien yang datang berobat ke Rumah Sakit di seluruh Indonesia? Tidak semua orang mudah mengakses data dari sumber resmi. Untuk mempermudah maka berikut ini ditampilkan data 10 besar penyakit terbanyak pasien rawat jalan dan pasien rawat inap Rumah Sakit di Indonesia tahun 2009 dan 2010 menurut Daftar Tabulasi Dasar (DTD) bersumber pelaporan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) yang berasal dari Ditjen Bina Upaya Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Data ini tidak dimaksudkan menggantikan data yang berasal dari sumber resmi, oleh karena data ini sudah dipublikasi oleh sumber resminya.