Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

 

Berawal dari Iklan di Media Massa

Masyarakat Indonesia sering dicekoki informasi iklan (promosi) satu jenis produk daur ulang (filter) air. Iklan yang dirilis oleh satu perusahaan besar tsb seolah-olah ingin membentuk opini publik bahwa air minum yang sehat adalah air yang bebas dari bakteri, virus dan mikroorganisme lain. Promosi gencar yang dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat tersebut sebenarnya sangat menyesatkan dan berbau pembohongan publik. Kenapa? karena air yang bebas kuman tidak otomatis air tersebut dapat dikatakan sehat dan sudah layak minum. Masih ada syarat-syarat lain yang harus dipenuhi oleh agar air dapat dikatakan layak minum, misalnya harus bebas dari bahan kimia dan zat-zat berbahaya. 

 

Slogan atau informasi yang mengatakan bahwa air yang layak minum adalah yang bebas kuman, sudah ketinggalan zaman. Informasi seperti ini masih relevan pada zaman 'dahulu' dimana sumber-sumber air belum tercemar oleh bahan-bahan / zat yang berbahaya. Dimasa kini, sulit mendapatkan sumber air yang bebas dari cemaran bahan kimia dan polutan berbahaya. Mikroorganisme bisa saja dilenyapkan melalui pemanasan air atau dihambat dengan filter, akan tetapi bahan-bahan kimia dan zat-zat berbahaya (misalnya logam-logam berat dan zat kimia yang terlarut di dalam air) tidak bisa dihilangkan melalui pemanasan atau proses filtrasi yang biasa. Masyarakat harus dilindungi dari bahaya akibat informasi yang menyesatkan dan kerugian akibat membeli alat pemurni air (water purifier) yang tidak berkualitas, apalagi yang bukan berbasis Reverse Osmosis (non RO) macam iklan tsb

 

Kalau untuk sekedar membebaskan air minum dari mikroorganisme (bakteri, virus, dll), bisa dilakukan dengan cara sederhana yaitu melalui pemanasan hingga mendidih, cara ini sudah dilakukan dan sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia sejak zaman dahulu kala untuk selalu memasak air hingga mendidih sebelum dikonsumsi. Akan tetapi air yang sudah dididihkan atau melalui proses filtrasi tertentu, masih tetap bisa mengandung banyak bahan-bahan cemaran (kimia) yang berbahaya, misalnya zat kimia berbahaya dan logam-logam berat. Masyarakat harus mengetahui syarat air minum yang sehat dan batasan bahan-bahan berbahaya yang boleh ada di dalam air minum.

 

Persyaratan Air Minum Yang Sehat

Secara umum, air minum yang sehat adalah air yang tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, tidak mengandung mikroorganisme dan bahan-bahan cemaran berbahaya. Bila air tidak memenuhi satu atau lebih dari syarat-syarat tersebut maka air tersebut tidak layak untuk diminum.

 

Secara rinci tentang persyaratan air minum yang sehat, kita dapat merujuk pada referensi dari Instansi Pemerintah yang berwenang yaitu Kementerian Kesehatan. Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 907/Menkes/SK/VII/2002 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum, air yang sehat harus memenuhi beberapa persyaratan kualitas air minum yang meliputi sbb:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Referensi dan sumber:

  1. KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN RI NOMOR 907/MENKES/SK/VII/2002 TANGGAL 29 JULI 2002 TENTANG SYARAT-SYARAT DAN PENGAWASAN KUALITAS AIR MINUM
  2. http://www.krismbeal.com/wp-content/uploads/2010/11/water.jpg, diakses 3 Maret 2012.