User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 

Cuci tangan pakai sabun (CTPS) sedang gencar-gencarnya dikampanyekan karena ternyata sangat bermanfaat untuk mencegah berbagai penyakit menular seperti Diare, Tifoid, Kecacingan, Hepatitis A, Influenza, Flu burung, dan Flu Babi. Dengan melakukan CTPS maka insiden diare dapat diturunkan hingga 40%. Seperti kita ketahui, penyakit diare merupakan penyebab kematian utama (tersering) pada bayi dan balita.

 

5 pilar STBM

Kebiasaan cuci tangan pake sabun bila dilakukan dengan kebiasaan lain yang termasuk dalam 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) maka dapat mencegah diare sampai 80-90%. Kelima pilar STBM adalah: cuci tangan pakai sabun, tidak buang air sembarangan, buang sampah pada tempatnya, pengelolaan air minum yang benar di rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.

Cara CTPS yang benar
Cara CTPS yang benar, urutannya sebagai berikut:
1. Basahi tangan pakai air bersih
2. Telapak tangan diberi sabun
3. Gosok-gosokkan kedua telapak tangan dan punggung tangan serta sela-sela seluruh jari tangan
4. Bilas kedua tangan dengan air bersih (bila memakai air yang ditaruh di dalam baskom, jangan memakai air tersebut lebih dari 1 kali)
5. Keringkan kedua tangan dengan lap bersih.
6. Bila memakai air kran, tutup kran air dengan bantuan kain lap yang bersih.

Waktu CTPS yang ideal
Ada 6 waktu ideal (penting) melakukan cuci tangan pakai sabun, yaitu:
1. Sebelum makan
2. Setelah buang air besar
3. Sebelum memegang bayi atau memberi makan bayi
4. Setelah menyeboki anak atau setelah
5. Sebelum menyiapkan/menghidangkan makanan, dan
6. Setelah kontak dengan binatang.

Referensi
1. www.depkes.go.id, diakses 3 November 2011.