User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive
 

Latar Belakang

Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) atau Mother and Child Health (MCH) handbook merupakan salah satu buku/alat milik masyarakat yang memiliki peran strategis dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak karena buku KIA berfungsi sebagai instrumen pencatatan, penyuluhan dan alat komunikasi bagi ibu, keluarga dan tenaga kesehatan.  Penerapan dan pemakaian Buku KIA dapat juga dipandang sebagai implementasi pemenuhan Hak-Hak Anak. Kader Kesehatan, Pemerhati KIA dan Petugas Kesehatan perlu menguasai buku KIA agar dapat menjalankan tugas dan perannya dalam melayani masyarakat. Untuk itulah diperlukan semacam pelatihan yang disebut Orientasi Buku KIA.

Banyaknya pertanyaan yang diajukan Dinas Kesehatan mengenai Orientasi (Buku KIA) mengindikasikan bahwa hal-hal yang berkaitan dengan Orientasi Buku KIA perlu disosialisasikan lebih intensif lagi.

 

Ada 2 jenis kegiatan Orientasi Buku KIA:  

  1. Orientasi Buku KIA Bagi Kader dan Pemerhati KIA.
  2. Orientasi Buku KIA bagi Petugas Kesehatan.

 

1. Orientasi Buku KIA Bagi Kader Kesehatan dan Pemerhati KIA 

Tujuan:  

Pada dasarnya kegiatan 'Orientasi Buku KIA Bagi Kader dan Pemerhati KIA' merupakan program untuk memperkenalkan Kader Kesehatan dan Pemerhati KIA mengenai tugas, peran dan tanggung jawab mereka, kebijaksanaan-kebijaksanaannya, nilai-nilai dan keyakinan agar mereka dapat menjalankan peran dan tugas yang diembannya dengan baik.  

 

Waktu dan tempat:

Orientasi Buku KIA bagi Kader Kesehatan dan Pemerhati KIA diselenggarakan selama 2 hari dan tempatnya dapat dipilih sesuai dana yang tersedia, misalnya di Balai Desa atau Kecamatan, Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten, dll.  

 

Pelaksana:

  • Puskesmas
  • Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
  • Lembaga Swadaya Masyarakat, PKK, Lembaga donor, dll

 

Peserta:

Kader Kesehatan dan Pemerhati KIA (Tokoh Organisasi Wanita, Pemuda dan Pamong Masyarakat yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan peran Kader Kesehatan).
 

Fasilitator:   

Pada umumnya fasilitator merupakan tenaga kesehatan atau pengelola program KIA yang bertanggung di wilayah kerjanya. Oleh karena itu fasilitator bisa Dokter Puskesmas, Bidan di Desa, Bidan Puskesmas/ Puskesmas Pembantu dan Tenaga Kesehatan lainnya yang memiliki kompetensi di bidang Kesehatan Ibu dan Anak. Jumlah Fasilitator dibandingkan jumlah peserta sebaiknya tidak melebihi 1 : 15, dengan perkataan lain setiap fasilitator memfasilitasi maksimum 15 orang peserta.

 

Materi:  

Materi orientasi Buku KIA bagi Kader Kesehatan dan Pemerhati KIA mencakup 5 pokok bahasan utama yaitu:

  1. Apa itu Buku KIA? serta Peran dan Tugas Kader dalam penggunaan Buku KIA
  2. Kesehatan Ibu
  3. Kesehatan Anak
  4. Penyuluhan dan Teknik Komunikasi
  5. Pencatatan Dalam Buku KIA


Metode:

Metode pembelajaran dalam orientasi buku KIA adalah metode belajar orang dewasa yang meliputi:  

  • Ceramah, dengan ilustrasi memnggunakan gambar-gambar, kartu jodoh, permainan dan alat bantu lainnya yang banyak melibatkan peserta (ilustratif dan partisipatif)
  • Diskusi kelompok
  • Penugasan
  • Permainan peran, dll

 

Alat Bantu dan bahan:

Alat bantu yang digunakan dalam Orientasi Buku KIA adalah:

  • Buku KIA
  • Alat tulis-menulis
  • Leaflet untuk peserta
  • Kartu jodoh
  • Buku Pedoman Kader
  • dll

   

Indikator keberhasilan:

Orientasi bagi Kader Kesehatan dan Pemerhati KIA dinyatakan berhasil bila para peserta dapat:

  • Menyebutkan apa itu buku KIA dan apa manfaatnya
  • Menyebutkan peran dan tugas-tugas Kader Kesehatan dan Pemerhati KIA
  • Menyebutkan sedikitnya 4 cara menjaga kesehatan ibu dan tempat mendapatkan pelayanan kesehatan bagi ibu
  • Menyebutkan sedikitnya 5 tanda bahaya kehamilan dan tempat merujuknya
  • Menyebutkan 4 cara mendapatkan menjaga kesehatan anak dan tempat mendapatkan pelayanan kesehatan anak
  • Memperagakan cara berkomunikasi yang benar pada penyuluhan perorangan dan penyuluhan kelompok
  • Memeriksa buku KIA dan mampu menemukan catatan pelayanan kesehatan yang belum diperoleh  ibu dan atau balita untuk ditindaklanjuti dengan mendorong ibu berkunjung ke petugas kesehatan agar melengkapi pelayanan yang belum diperoleh itu.

 

Evaluasi:

Ada dua jenis evaluasi:

  1. Pre test dan Post test: bertujuan untuk menilai kemajuan pengetahuan peserta Orientasi Buku KIA.
  2. Evaluasi penyelenggaraan: bertujuan untuk memberi masukan kepada panitia penyelenggara tentang penyelenggaraan Orientasi Buku KIA pada saat itu, misal: peserta menilai tempat orientasi, Fasilitator, metode belajar, alat bantu belajar, konsumsi, dst.


Contoh jadwal Orientasi Buku KIA bagi Kader Kesehatan dan Pemerhati KIA:

Waktu

Topik

Metode yang dipakai

HARI PERTAMA

08.00 – 08.30

Pembukaan

 

08.30 – 10.00

  • Pre test
  • Perkenalan
  • Harapan dan Kendala

Bina Suasana

10.00 – 10.15

Istirahat/snack

 

10.15 – 12.15

Buku KIA serta Peran dan tugas Kader Kesehatan/Pemerhati KIA dalam penggunaan buku KIA

Ceramah, tanya jawab

12.15 – 13.15

Makan siang

 

13.15 – 15.15

Kesehatan Ibu

Ceramah, tanya jawab

15.15 – 15.30

Istirahat/snack

 

15.30 – 17.00

Pencatatan Dalam Buku KIA

Ceramah, tanya jawab

HARI KEDUA

08.00 – 08.30

Rangkuman hari pertama

Ceramah, tanya jawab

08.30 – 10.00

Kesehatan Bayi dan Anak

Ceramah, tanya jawab

10.00 – 10.15

Istirahat/snack

 

10.15 – 12.15

Penyuluhan dan Teknik Komunikasi

Ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, permainan peran

12.15 – 13.15

Makan siang

 

13.15 – 14.45

Penyuluhan dan Teknik Komunikasi (lanjutan)

Permainan peran

14.45 – 15.15

Pencatatan Dalam Buku KIA (lanjutan)

Diskusi kelompok, penugasan

15.15 – 15.30

Istirahat/snack

 

15.30 – 16.00

Post test

 

16.00 – 17.00

Rangkuman dan penutupan

 

 


2. Orientasi Buku KIA Bagi Petugas Kesehatan

Tujuan:  

Kegiatan 'Orientasi Buku KIA Bagi Petugas Kesehatan' difokuskan pada kurikulum pendidikan kesehatan untuk mendukung penggunaan buku KIA oleh profesi dalam menjalankan tugasnya dalam pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak.  

 

Waktu dan Tempat:

Orientasi Buku KIA bagi Petugas Kesehatan diselenggarakan selama 3 hari, tempatnya dapat dipilih sesuai dana yang tersedia, misalnya di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten, menyewa ruang pelatihan di suatu hotel, dll.  

 

Pelaksana:

  • Kementerian Kesehatan (untuk tingkat pusat)
  • Dinas Kesehatan Provinsi (untuk tingkat provinsi) dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota (untuk tingkat Kab/Kota)
  • Rumah Sakit Negeri atau Swasta
  • Profesi, misal: Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, dll
  • Penanggung Jawab Institusi Pendidikan (Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keperawatan, Akademi Kebidanan, Akademi Keperawatan, dll)
  • Lembaga Swadaya Masyarakat, Lembaga donor, dll

 

Peserta:

Bidan, Perawat dan Tenaga Kesehatan lainnya yang melayani KIA, Penanggung Jawab materi KIA pada Institusi Pendidikan, dll.

   

Fasilitator:   

Fasilitator pusat dan provinsi yang merupakan Pengelola Program KIA.

Jumlah Fasilitator dibandingkan jumlah Peserta sebaiknya tidak melebihi 1 : 15, atau setiap Fasilitator memfasilitasi maksimum 15 orang Peserta.

 

Materi:  

Materi orientasi Buku KIA bagi Kader Kesehatan dan Pemerhati KIA mencakup 5 pokok bahasan utama yaitu:

  1. Apa itu Buku KIA? 
  2. Manfaat Buku KIA
  3. Cara menggunakan buku KIA
  4. Teknik Komunikasi dalam penggunaan Buku KIA
  5. Cara pengisian buku KIA
  6. Praktek Penggunaan Buku KIA
  7. Penilaian Praktek Penggunaan Buku KIA
  8. Rencana Tindak Lanjut
  9. Evaluasi

 

Metode:

Metode pembelajaran adalah metode belajar orang dewasa yang meliputi:  

  • Ceramah/presentasi
  • Diskusi/tanya jawab/curah pendapat
  • Diskusi kelompok
  • Kegiatan kelompok
  • Permainan peran
  • Praktek simulasi
  • Penjelasan dan latihan
  • Penilaian memekai daftar tilik
  • Pengisian kuesioner
  • Membuat Rencana Tindak Lanjut

 

Alat Bantu dan bahan:

Alat bantu yang digunakan dalam Orientasi Buku KIA adalah:

  • Alat tulis-menulis
  • Paket orientasi buku KIA
  • Lembar kuesioner awal dan kuesioner tengah
  • Catatan Fasilitator
  • Catatan Rencana Tindak Lanjut Peserta
  • Laporan Fasilitator
  • Buku KIA
  • Buku Panduan Peserta
  • Buku Petunjuk Teknis Penggunaan Buku KIA
  • Buku Pegangan Fasilitator

 

Evaluasi:

Ada dua jenis evaluasi:

  1. Kuesioner awal dan kuesioner tengah: bertujuan untuk menilai kemajuan pengetahuan peserta Orientasi.
  2. Evaluasi penyelenggaraan: bertujuan untuk memberi masukan kepada panitia penyelenggara tentang hal-hal terkait penyelenggaraan Orientasi Buku KIA pada saat itu, misal: penilaian tempat orientasi, Fasilitator, alat bantu belajar, konsumsi, metode pengajaran, interaksi peserta, dst.

     
Contoh jadwal Orientasi Buku KIA bagi Petugas Kesehatan:

 

Waktu

Topik

Metode

Bahan yang digunakan

Waktu disesuaikan dengan kondisi

Penjelasan Umum Orientasi Buku KIA

  • Curah pendapat
  • Presentasi
  • Diskusi
  • Powerpoint
  • Paket Orientasi Buku KIA

Kuesioner awal

Menjawab kuesioner/ujian tulis pada awal pelatihan

Kuesioner Awal (dalam Buku Panduan Peserta atau dapat di fotokopi)

Apa Buku KIA itu

  • Curah pendapat
  • Ceramah ilustratif
  • Tanya jawab
  • Powerpoint

Manfaat Buku KIA

  • Curah pendapat
  • Ceramah ilustratif
  • Diskusi Kelompok

 

  • Powerpoint
  • Buku PetunjukTeknis Penggunaan Buku KIA

Cara menggunakan Buku KIA:

  • Penggunaan Buku KIA oleh Ibu dan Keluarga
  • Penggunaan Buku KIA oleh Kader
  • Penggunaan Buku KIA oleh Petugas Kesehatan
  • Pembinaan dan Pemantauan Buku KIA

Kegiatan kelompok

  • Buku PetunjukTeknis Penggunaan Buku KIA
  • Buku Panduan Peserta
  • Buku KIA

Komunikasi dalam menggunakan Buku KIA

Praktek dengan permainan peran

  • Buku KIA
  • Buku Petunjuk Teknis Penggunaan Buku KIA
  • Buku Panduan Peserta
  • Buku Pegangan Fasilitator

Cara pengisian Buku KIA

Penjelasan dan latihan

  • Buku KIA
  • Buku Petunjuk Teknis Penggunaan Buku KIA
  • Buku Panduan Peserta
  • Buku Pegangan Fasilitator

Praktek keterampilan penggunaan buku KIA pada pemeriksaan antenatal, bayi, dan anak

Praktek simulasi (kegiatan kelompok)

  • Buku KIA
  • Buku Panduan Peserta
  • Buku Pegangan Fasilitator

Penilaian praktek penggunaan Buku KIA

Penilaian memakai daftar tilik

  • Buku Pegangan Fasilitator
  • Buku KIA

Kuesioner Tengah

Menjawab kuesioner

Lembar kuesioner

Rencana tindak lanjut (RTL)

Setiap peserta mencatat RTL masing-masing dan dikumpulkan

  • Catatan Fasilitator
  • Berkas catatan rencana tindak lanjut semua peserta

Evaluasi orientasi

Kuesioner & observasi

Laporan fasilitator

 

 

Referensi

1) Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Revisi Tahun 2009)

2) Departemen Kesehatan RI, 2009, Pedoman Umum Manajemen Penerapan Buku KIA.

3) Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat, Departemen Kesehatan RI, 2009, Pedoman Orientasi

    Buku KIA Pada Kader dan Pemerhati KIA.
4) Departemen Kesehatan RI, 2009, Petunjuk Teknis Penggunaan Buku Kesehatan Ibu dan Anak