Transportasi

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive


Gambar KRL. Sumber: http://www.krl.co.id/

Jalur Kereta Rel Listrik (KRL) yang sekarang bernama "Commuter Line" Jakarta - Bogor PP merupakan 'Jalur Klasik' sekaligus juga 'Jalur Emas." Walaupun jalur kereta lain di Jabodetabek sudah lama ada serta memiliki jumlah penumpang banyak, misalnya jalur Jakarta - Tangerang, Jakarta - Serpong, dan Jakarta - Bekasi, tetapi satu-satunya Jalur Klasik dan Jalur Emas adalah jalur Jakarta-Depok-Bogor. Mengapa penulis menyebut jalur ini sebagai "Jalur Klasik" dan "Jalur Emas?" Inilah alasannya

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

     
Gambar 1: Kondisi parkir sepeda motor di salah satu area perparkiran terminal di Bandara Soekarno Hatta.
Gambar 2: Petunjuk arah ketempat parkir motor di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Struktur geografi Indonesia yang terdiri dari banyak pulau serta tingginya proses bisnis menyebabkan kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap transportasi udara tidak ada matinya, bahkan trend-nya akan selalu meningkat. Hal ini menyebabkan banyak orang sering berhubungan dengan bandara. Untuk wilayah Jabodetabek, Bandara Soekarno Hatta (sering disingkat dengan "Soetta") merupakan bandara terbesar setelah Bandara Halim Perdana Kusuma. Di sisi lain, kemacetan lalulintas di Jabodetabek yang seperti penyakit kronis menyebabkan banyak orang mulai beralih modus transportasi menggunakan sepeda motor. Pertanyaannya, mungkinkah pergi ke Bandara Soekarno Hatta berkendara sepeda motor? Bila mungkin, lewat jalan mana? apakah ada tempat parkirnya dan apakah di setiap terminal di bandara ini tersedia lahan parkir motor? Bisakah sepeda motor menginap di Bandara? Bila motor bisa menginap, bagaimana penghitungan tarif parkirnya, mahal atau murah? dan bagaimana kondisi perparkiran sepeda motor di Bandara? amankah? Itu adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan seseorang yang ingin berkendara sepeda motor ke Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, di provinsi Banten. Temukan jawabannya disini.

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Pada pertengahan Agustus 2016 terjadi perubahan besar-besaran letak terminal keberangkatan/kedatangan di Bandara Soekarno Hatta (Soetta). Perubahan tsb sampai sekarang sering menimbulkan kebingungan bagi banyak orang ketika akan bepergian, mengantar atau menjemput sanak keluarga di Bandara (airport) Soekarno Hatta. Meskipun kita 'terbang' tapi belum tentu kita tidak dapat menghafal semua terminal keberangkatan tersebut. Pada saat membutuhkan, kita perlu tahu perubahan terminal keberangkatan atau kedatangan masing-masing maskapai penerbangan agar hemat waktu. Berikut ini adalah update per Agustus 2017 tentang informasi perubahan terminal keberangkatan / kedatangan masing-masing maskapai penerbangan .

 

 

Semoga bermanfaat dan selamat sampai tujuan.