Transportasi

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Menurut infodokterku.com, ada empat faktor penyebab kemacetan lalulintas yaitu: faktor jalan raya, faktor kendaraan, faktor manusia dan faktor lain. Khusus untuk faktor kendaraan, ada satu jenis kendaraan yang sudah diakui oleh banyak kalangan sebagai kontributor terbesar kemacetan lalulintas di ibu kota Indonesia yaitu mobil (khususnya mobil pribadi), penulis menyebutnya sebagai “Si Kotak Besar Berjalan.” Karena menjadi kontributor terbesar maka intervensi terhadap si Kotak Besar Berjalan akan punya daya ungkit tertinggi untuk mengurangi tingkat kemacetan di DKI Jakarta. Artinya, Jakarta memerlukan adanya aturan main khusus bagi si Kotak Besar Berjalan yang bertujuan untuk membatasi pergerakannya agar kemacetan lalulintas dapat terkurangi. Aturan main yang sedang menunggu implementasi adalah pembatasan populasi mobil yang boleh berkeliaran di jalanan ibu kota melalui penerapan 'nomor polisi (nopol) ganjil-genap' yang diyakini dapat mengurangi beban jalan raya. Untuk siapa? 39,1% (yang terbanyak) mengatakan kebijakan ini harus diterapkan pada mobil (lihat hasil jajak pendapat di bawah ini). Seberapa besar pengaruhnya dan bagaimana cara efektif untuk membatasi populasi si Kotak Besar Berjalan?

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Pemda DKI Jakarta salah perhitungan apabila mengira bahwa bila nanti pembangunan transportasi massal (MRT dan LRT) selesai maka otomatis akan mampu mengurangi kemacetan lalulintas di DKI Jakarta. Salah besar kalau mereka berpikir bahwa siapnya sistem transportasi massal akan menyebabkan para pemilik mobil dengan serta merta meninggalkan mobilnya di rumah kemudian berjalan kaki menuju halte-halte perhentian MRT dan LRT.

User Rating: 1 / 5

Star ActiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
Populasi Sepeda Motor di Jakarta cukup mencegangkan. Data tahun 2013 menunjukkan populasi motor di Jakarta ada sekitar 10 juta unit (tidak termasuk yang berada di showroom-showroom sepeda motor). Belum lagi ditambah masuknya sejumlah motor dari kota-kota satelit. Dengan jumlah sebesar itu tentu motor punya kontribusi tidak kecil terhadap terjadinya kemacetan lalu lintas di Jakarta dan Jabodetabek. Meningkatnya tren jumlah pengguna motor disebabkan banyaknya keuntungan menggunakan motor, antara lain: motor merupakan jenis kendaraan yang operasionalnya relatif murah, gesit, praktis, efektif, efisien, mudah parkir, karena hobby, dan tidak ada pilihan angkutan umum yang memadai. Kejelekannya mungkin rawan kecelakaan, tapi bisa diminimalisir dengan selalu berdoa, meningkatkan keterampilan berkendara, dan keterampilan menghindar dari tabrakan. Salah satu solusi jitu mengurangi kemacetan lalin di Jakarta adalah merealisasikan Jalur Khusus Sepeda Motor. Mengapa Jalur Khusus Sepeda Motor sedemikian penting untuk mengatasi kemacetan Lalulintas di Jakarta?