Opini sebelumnya

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive



Aiihhh... sungguh malang nasibmu ... sungguh menyedihkan ... kantong plastik kresek ...
Usiamu ditaksir tidak akan lama lagi apabila manusia sudah berhasil mendapatkan penggantimu. Akhir-akhir ini kecaman dan tudingan dari berbagai pihak, terutama dari para Pakar Lingkungan Hidup seakan semakin menyudutkan eksistensimu. Mereka menudingmu dan menggosipkanmu tanpa sembunyi-sembunyi, tanpa tengok kiri-kanan, tanpa ada yang ditakutkan. Yah, sudah bukan rahasia lagi kalau kau didakwa sebagai salah satu biang keladi datangnya banjir di Jakarta, telah dibuktikan bahwa kau merupakan sumber pencemaran sungai-sungai, kali-kali dan penyebab utama mampetnya saluran-saluran air di Ibukota. Bahkan lebih keji lagi kau diisukan sebagai salah satu penyebab kanker pada manusia! Yang menyakitkan, kau dicap sukar bersosialisasi dengan alam karena katanya, perlu ratusan tahun agar kau dapat terurai di alam. Dan yang paling menakutkanmu, komunitas global sudah sepakat bahwa proses kelahiranmu menjadi salah satu pemicu terjadinya pemanasan bumi (global warming). Kau merasa dikhianati dan semua jasa-jasamu seolah sengaja dilupakan. Kau tidak berdaya untuk berdebat dan menyanggah semua tudingan itu, hanya aksi dan bukti yang kau miliki ...

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Masa liburan telah usai, masa sekolah sudah dimulai kembali. Anak-anak pada merengek minta dibelikan buku-buku baru, seragam baru, tas baru, sepatu baru, dan alat-alat tulis yang baru. Oh repotnya orang tua siswa. Sebenarnya bagi ortu dari keluarga 'berada' (the have) hal-hal seperti ini biasanya tidak terlalu membuat repot, yang 'repot' adalah ortu dari keluarga kurang mampu. Apalagi kalau anak yang disekolahkan ada 3 atau lebih maka ketiga-tiganya merengek (mangkanya ikut KB donk!). Belum lagi kalau ada salah satu atau salah dua dari anak-anaknya ada yang masuk ke kelas satu sekolah baru. Sebelumnya ortu memang sudah direpotkan dengan MOS (Memeras Ortu Siswa) versi lain yang dilakukan oleh sekolah swasta (bila anaknya masuk ke sekolah swasta) dengan bermacam-macam 'permintaan' oleh sekolah. Eh sekarang ortu lagi yang kena direpotkan oleh 'MOS.'

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active


Gambar 1: Salah satu stadion sepakbola di Afrika Selatan

Hampir 1 milyar penonton dari 215 negara menyaksikan pertandingan sepakbola Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan baik yang langsung maupun tidak langsung melalui televisi. Mengapa sepakbola sangat menarik ditonton? Temukan alasannya

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Plagiarisme alias penjiplakan telah menjadi kegiatan sehari-hari para pencuri karya intelektual. Asal tahu saja, mencuri itu bukan hanya berlaku untuk harta benda dan uang, tetapi juga berlaku untuk karya intelektual atau karya cipta milik orang lain, misalnya karangan atau tulisan ilmiah. Orang yang melakukan plagiarisme merupakan seorang penjahat, pengecut dan pecundang hina. Bagaimana tidak, orang lain sudah bersusah payah berhari-hari bahkan ada yang sampai berbulan/tahun berpikir dan bekerja keras untuk menuliskan suatu karya atau karangan, eh ... pelaku plagiarisme hanya perlu waktu dalam hitungan detik untuk melakukan copy & paste kemudian nama pengarang dihapus dan diganti, karyanya diakui sebagai karya miliknya. Itulah sebabnya pelaku plagiarisme disebut juga 'Si Raja Tega." Mengapa plagiarisme demikian kotornya? Tak pelak lagi karena plagiarisme merupakan salah satu bentuk kejahatan intelektual yang dapat disamakan dengan kegiatan mencuri dan merampok, dimana seseorang merampasl barang milik orang lain dengan atau tanpa sepengetahuan pemiliknya. Pelaku plagiarisme seringkali merupakan orang-orang terpelajar dan plagiarisme sering menjadi berita menghebohkan bila dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai status sosial tinggi di masyarakat.