Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

   
Pariwisata di Pulau Bali tidak ada matinya, sejak puluhan tahun yang lalu, sepanjang tahun wisatawan mancanegara dan lokal tiada henti dan bosan mengunjungi kawasan yang dijuluki Pulau Dewata ini. Bahkan peristiwa Bom Bali ke 1 pada 12 Oktober 2002 dan Bom Bali ke 2 pada 2005 seolah sudah tidak diingat lagi oleh para wisatawan mancanegara (wisman). Hal ini tampak nyata dari tetap melimpahnya para wisatawan seolah setiap hari di Bali merupakan hari libur. Sedikit cuplikan suasana di Jalan Legian di kawasan pantai Kuta serta suasana pantai Kuta, silahkan klik videonya di bawah ini.



Suasana malam hari di jalan Legian, kawasan pantai Kuta, Bali


Suasana pantai Kuta, Bali pada sore hari

Bali adalah tempat wisata yang sempurna
Ada banyak tempat wisata di dunia, tetapi Bali adalah salah satu yang sempurna. Mengapa dikatakan sempurna sebagai tempat wisata? sebab Bali memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan sebagai tempat wisata dunia, hal yang sulit dipenuhi oleh kawasan wisata lain. Indonesia patut bangga akan hal ini.

Sempurna disini bukan berarti tidak ada cacat dan cela (kekurangan) karena sesungguhnya tidak ada yang sempurna di muka bumi ini. Namun justru di dalam ketidaksempurnaan itu Bali nampak menjadi lebih sempurna. Contoh: banyaknya permukaan jalan yang 'tidak mulus' di kawasan Kuta justru membuat Kuta memiliki daya tarik tersendiri yang khas. Boleh dikatakan bahwa Bali telah memiliki jati dirinya sendiri yang tidak dimiliki kawasan wisata lain di seluruh dunia. Bahkan kejadian bom beberapa kali tidak membuat wisatawan kapok atau tidak mau berkunjung ke Bali

Ada banyak aspek yang berperan dalam menjadikan Bali sebagai kawasan Pariwisata yang sempurna, yang kalau boleh dikelompokkan, sbb:

1. Peningkatan Suplai (Supply improvement)
Peningkatan Supply improvement dalam kaitan dengan pariwisata di Bali termasuk:

  • Pelaksanaan suplai oleh Pemerintah: Pemerintah Pusat, Provinsi Bali dan seluruh Kabupaten/Kota di Bali mendukung melalui regulasi, penyediaan anggaran serta merealisasikannya dalam upaya pengelolaan (manajemen) sistem pariwisata, penyediaan infrastruktur, sarana dan prasarana pariwisata di Bali.
  • Pelaksanaan suplai partisipatif oleh masyarakat: Adanya upaya terhadap jaminan pelayanan dan pemenuhan kebutuhan wisatawan oleh masyarakat  sudah tidak perlu diragukan lagi, seluruh komponen masyarakat di Bali mendukung dan bekerja keras bahu-membahu dalam upaya ini, bahkan masyarakat di luar pulau Bali juga sangat mendukung.

 

2. Penciptaan permintaan (Demand creation)

Penciptaan demand dalam pariwisata di Bali dilakukan melalui:

  • Regulasi: Adanya kebijakan (Peraturan Pemerintah, Perpres, Permen, Perda, Pergub dan Perbup) yang mendukung dan mengarah kepada demand creation oleh Pemerintah mulai dari Pusat, provinsi dan kabupaten/kota di provinsi Bali
  • Personal (SDM): SDM yang berkecimpung dalam pariwisata di Bali dikondisikan baik melalui pelatihan, on the job training maupun natural experience menjadi SDM yang berkompeten.
  • Metode: berbagai metode telah dan sedang dikembangkan dalam upaya meningkatkan demand terhadap pariwisata di Bali.

     

3. Lingkungan yang mendukung (Enabling environment)

Aspek-aspek yang mendukung enabling environment adalah:

  • Sumber daya: Tenaga (SDM), dana, infrastruktur, sarana dan prasarana serta semangat tinggi masyarakat yang sangat berperan.
  • Norma: Sistem pemerintahan pusat dan lokal, adat istiadat (tradisi), sosial, budaya, agama, perilaku masyarakat serta kondisi ekonomi di Bali dan luar Bali.
  • Koordinasi: Koordinasi Lintas Sektor merupakan salah satu komponen terpenting dalam upaya peningkatan pariwisata di Bali.
  • Kepemimpinan (leadership): Adanya kepemimpinan yang mendukung dunia pariwisata baik di tingkat nasional hingga provinsi, kabupaten/kota dan lokal yang didukung masyarakat.
  • Kondisi lain yang mendukung: geografi, transportasi, keamanan, ekonomi, peran donor, industri pariwisata, perhotelan, dll

 

Sumber gambar
1. http://fc04.deviantart.com/fs10/i/2006/159/1/f/Intimacy_With_Nature_by_brumie.jpg, diakses 27 Oktober 2011.
2. http://www.moreindonesia.com/holiday-vacation-in-bali/vacation-in-bali-3/, diakses 27 Oktober 2011.
3. www.youtube.com, diakses 27 Oktober 2011.