Teori

Beberapa teori yang berkaitan dengan data.

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Ketersediaan data kesehatan Indonesia secara kuantitas sudah cukup baik, yang tercermin dari ketersediaan profil kesehatan nasional, provinsi dan kabupaten/kota yang sudah melebihi 80%. Akan tetapi, walaupun secara kuantitas data kesehatan Indonesia sudah cukup baik, namun masih banyak pihak yang meragukan kualitas data kita. Pengelola data kesehatan di berbagai jenjang administrasi seharusnya mengetahui kualitas data yang dimilikinya. Ada metode untuk menilai kualitas data secara mandiri yang disebut PMKDR. Bila suatu institusi mengetahui seberapa besar kualitas data yang dimilikinya, maka diharapkan mereka akan memperbaiki diri atau mempertahankan kualitas data yang dimilikinya.

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive

Perbedaan Dalam Penggunaan ICPC-2 dan ICD-10

Ada perbedaan mendasar penggunaan International Classification of Primary Care edisi kedua (ICPC-2nd) dan International Classification of Diseases (baik ICD-9 atau ICD-10). ICPC-2 dirancang sebagai alat kodifikasi di unit pelayanan kesehatan primer, seperti: puskesmas dan dokter keluarga. Sedangkan ICD-10 dirancang lebih sebagai alat kodifikasi di rumah sakit.

 

Perbedaan mendasar ICPC-2 dan ICD-10 antara lain:

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

Sejarah ICPC

Sampai dengan tahun ’70-an umumnya data penyakit dari pelayanan kesehatan primer dikelompokkan menggunakan International Classification of Disease (ICD) sebagai upaya internasional agar dapat dilakukan pembandingan data di berbagai negara. Namun, kelemahan upaya ini adalah banyak gejala atau kondisi nonpenyakit yang dikeluhkan di pelayan kesehatan primer tidak dapat diberi kode karena ICD dirancang untuk penerapan statistik kematian sehingga strukturnya dibuat berdasarkan penyakit. Menyadari masalah ini, Panitia Klasifikasi WONCA atau World Organization of National Colleges, Academisand Academic Association of General Parctitioners/Family Physicians merancang International Classification of Health Problems in Primary Care (ICHPPC) yang pertama kali dipublikasi pada tahun 1975.