Beberapa Data (proxy) Kesehatan Indonesia

Data kesehatan sangat diperlukan untuk melakukan perencanaan, evaluasi, menentukan kebijakan, bahan rujukan, perbandingan, hingga bahan menyelesaikan tugas sekolah. Namun seringkali ketika sedang dibutuhkan, data kesehatan terkini sulit diakses dari sumber resmi karena berbagai sebab. Oleh karena itu kami coba menyajikan beberapa jenis data proksi yang berasal dari sumber resmi yang sering dicari dan mungkin berguna. Data ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan data dari sumber resmi, tetapi bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengakses datanya, untuk alasan kepraktisan dan membantu pemilihan/seleksi data kesehatan proksi. Data ini sudah dipublikasi oleh sumber resminya sendiri.

Read more: Beberapa Data (proxy) Kesehatan Indonesia

Angka Kelahiran Kasar atau Crude Birth Rate (CBR) Provinsi-provinsi di Indonesia

Salah satu ukuran yang sering dipakai untuk mengetahui tingkat kelahiran di suatu negara atau wilayah (propinsi, kabupaten/kota) pada suatu waktu tertentu adalah Angka Kelahiran Kasar atau Crude Birth Rate (CBR). Nilai CBR dari masa ke masa dapat digunakan sebagai acuan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan (kenaikan atau penurunan) populasi penduduk di suatu negara atau wilayah dan dapat dibandingkan dengan negara-negara atau wilayah lain. Selain itu, nilai CBR dapat dimanfaatkan untuk memperkirakan jumlah bayi lahir hidup, jumlah ibu hamil dan ibu nifas.

Read more: Angka Kelahiran Kasar atau Crude Birth Rate (CBR) Provinsi-provinsi di Indonesia

Data 10 Penyakit Terbanyak di Rumah Sakit (RS) di Indonesia

Apa saja penyakit terbanyak yang diderita pasien-pasien yang datang berobat ke Rumah Sakit di seluruh Indonesia? Tidak semua orang mudah mengakses data dari sumber resmi. Untuk mempermudah maka berikut ini ditampilkan data 10 besar penyakit terbanyak pasien rawat jalan dan pasien rawat inap Rumah Sakit di Indonesia tahun 2009 dan 2010 menurut Daftar Tabulasi Dasar (DTD) bersumber pelaporan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) yang berasal dari Ditjen Bina Upaya Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Data ini tidak dimaksudkan menggantikan data yang berasal dari sumber resmi, oleh karena data ini sudah dipublikasi oleh sumber resminya.

Read more: Data 10 Penyakit Terbanyak di Rumah Sakit (RS) di Indonesia

Data dan Situasi Rokok (cigarette) Indonesia Terbaru


Gambar 1: Perokok anak. Sumber: http://www.who.int/tobacco/en/atlas3.jpg

Umur mulai merokok pada usia anak mengalami peningkatan, demikian pula umur mulai merokok pada usia remaja dan dewasa muda mengalami peningkatan. Menurut data hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 dan 2010, terjadi kecenderungan peningkatan umur mulai merokok pada usia yang lebih muda. Menurut Riskesdas 2007, umur pertama kali merokok pada usia 5-9 tahun sebesar 1,2%, pada usia 10-14 tahun sebesar 10,3%, pada usia 15-19 tahun sebesar 33,1%, pada usia 20-24 tahun sebesar 12,1%, pada usia 25-29 tahun sebesar 3,4% dan pada usia >30 tahun sebesar 4%. Sedangkan menurut Riskesdas 2010, umur pertama kali merokok pada usia 5-9 tahun sebesar 1,7%, pada usia 10-14 tahun sebesar 17,5%, pada usia 15-19 tahun sebesar 43,3%, pada usia 20-24 tahun sebesar 14,6%, pada usia 25-29 tahun sebesar 4,3% dan pada usia >30 tahun sebesar 3,9%.

Read more: Data dan Situasi Rokok (cigarette) Indonesia Terbaru

Download Free Joomla Templates by vonfio.de