Kondisi Angka Kematian Neonatal (AKN), Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Balita (AKBAL), Angka Kematian Ibu (AKI) dan penyebabnya di Indonesia
- Details
- Category: Teori
- Published on Sunday, 09 May 2010 02:59
- Written by dr. Awi Muliadi Wijaya, MKM
- Hits: 60569
Kondisi Angka Kematian Neonatal, Bayi, dan Balita di Indonesia
Menurut data hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2007 (SDKI 2007), Angka Kematian Neonatal (AKN) di Indonesia sebesar 19 kematian/1000 kelahiran hidup, Angka Kematian Bayi (AKB) sebesar 34 kematian/1000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Balita (AKABA) sebesar 44 kematian/1000 kelahiran hidup. Sedangkan menurut hasil SDKI 2012, Angka Kematian Neonatal di Indonesia sebesar 19 kematian/1000 kelahiran hidup, Angka Kematian Bayi sebesar 32 kematian/1000 kelahiran hidup dan Angka Kematian Balita sebesar 40 kematian/1000 kelahiran hidup. Lihat grafik tren AKN, AKB dan AKABA di bawah ini.
Grafik Tren AKN, AKB dan AKBAL sejak 1991 s/d 2012 dan harapan pencapaian pada tahun 2015.
Grafik Kondisi AKN,AKB dan AKBAL antar Provinsi di Indonesia.
Sumber: Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2007 (SDKI 2007).
Kondisi Angka Kematian Ibu di Indonesia
Menurut data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2007 (SDKI 2007), Angka Kematian Ibu di Indonesia sebesar 228 kematian/ 100.000 kelahiran hidup. Target yang ingin dicapai sesuai tujuan MDG ke-5, pada tahun 2015 AKI turun menjadi 102 kematian/100.000 kelahiran hidup. Hasil SDKI 2012 untuk AKI belum dipublikasi.
Grafik Tren AKI sejak tahun 1995 dan target MDG ke-5.
Sumber: Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI)
Penyebab Kematian

Proporsi penyebab Kematian Bayi baru lahir usia 0-6 hari
Sumber: Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007
Proporsi penyebab kematian bayi baru lahir usia 7-28 hari (Neonatal)
Sumber: Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007

Proporsi penyebab kematian bayi usia 0-11 bulan
Sumber: Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007
Proporsi penyebab kematian balita usia 0-59 bulan
Sumber: Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007

Proporsi penyebab kematian ibu
Sumber: Kementerian Kesehatan, 2007
Kesimpulan
Penyebab tersering kematian neonatus (0-28 hari) adalah gangguan pernapasan, bayi lahir prematur dan sepsis; penyebab tersering kematian bayi (0-1 bulan) adalah sepsis/infeksi, kelainan kongenital (bawaan) dan pneumonia; penyebab tersering kematian bayi (1-11 bulan) adalah diare, pneumonia dan meningitis/ensefalitis; penyebab tersering kematian balita (0-59 bulan) adalah diare, pneumonia dan necroticans entero collitis (NEC). Penyebab tersering kematian ibu adalah terkait masalah kehamilan, persalinan dan nifas yaitu perdarahan, eklamsia dan infeksi.
Sumber
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, tahun 2009.



