Definisi

Terapi urin atau urine therapy adalah suatu cara pengobatan dengan memakai urin (air seni) untuk mengobati penyakit ataupun untuk tujuan pemeliharaan kesehatan. Sedangkan terapi auto urin (auto urine therapy) adalah suatu cara pengobatan dengan memakai urin sendiri untuk mengobati penyakit atau untuk tujuan pemeliharaan kesehatan diri sendiri..

 

 

Sejarah

Terapi urin sudah dikenal dan dipraktekkan manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Yang terkenal banyak mempraktekkan adalah bangsa India, Cina, Jepang dan beberapa bangsa di Eropa.

 

Manfaat terapi urin  

Sebenarnya banyak sekali manfaat terapi urin, secara umum ada beberapa manfaat yang sudah terbukti yaitu:

  • Menjaga kesehatan dengan cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Mencegah pemakainya dari berbagai penyakit berbahaya.
  • Kalaupun terkena penyakit, tidak sampai berat.
  • Mencegah obesitas (kegemukan).

Cara melakukan terapi urin

Untuk memulai terapi urin ternyata sangat sulit bagi banyak orang, tetapi bagi beberapa orang yang lain, mudah saja melakukannya.

Kepada para pemula yang ingin menerapkan terapi urin, disarankan sebagai berikut:

  • Minumlah urin pada pagi hari sehabis bangun tidur
  • Tampung urin dengan gelas yang bersih
  • Ambil urin pancaran tengah (midstream), maksudnya, pada pancaran awal biarkan urin terbuang beberapa saat, tanpa menghentikan berkemih kemudian tampung urin tsb sampai pancaran hampir habis, buanglah (jangan ditampung) pancaran akhir. Tujuan: menghindarkan kontaminasi, agar memperoleh air seni yang bersih.
  • Untuk menghindarkan mual/enek ketika minum urin, minumlah urin dengan penambahan volume secara bertahap. Dimulai dengan volume yang sedikit (misalnya 1 atau 2 sendok makan), tujuannya untuk 'belajar berani' dahulu. Setelah berani meminum urin sendiri, walaupun sedikit, itu merupakan modal penting untuk meneruskan. Keesokan hari tambahlah volume urin yang diminum, demikian seterusnya hingga anda terbiasa minum 1 gelas untuk sekali minum.
  • Beberapa trik untuk menghindarkan enek (mual) ketika minum urin, antara lain: tahan nafas, kemudian minum urin anda sambil tetap menahan nafas, kemudian bilas dengan meminum air putih/air biasa; sehabis minum urin, hisap permen; tutup hidung dengan jari selama meneguk urin; memakai gelas berwarna; jangan mencoba mencium/membaui sebelum diminum; anggap saja sebagai air minum biasa untuk kesehatan.

Apa saja kandungan Urin?

Pada tahun 1975, seorang ilmuwan dari Miles Laboratories yang bernama Dr. A.H. Free, dalam bukunya 'Urinalysis in Clinical Laboratory Practice', mengatakan bahwa urin tidak hanya steril tetapi juga banyak mengandung zat-zat nutrien, vitamin, hormon, asam amino dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Zat-zat yang terkandung di dalam urin manusia antara lain:

  • Alanine, total ..... 38 mg/day
  • Arginine, total ..... 32 mg/day
  • Ascorbic acid ..... 30 mg/day
  • Allantoin ..... 12 mg/day
  • Amino acids, total ..... 2.1 g/day
  • Bicarbonate ..... 140 mg/day
  • Biotin ..... 35 mg/day
  • Calcium ..... 23 mg/day
  • Creatinine ..... 1.4 mg/day
  • Cystine ..... 120 mg/day
  • Dopamine ..... 0.40 mg/day
  • Epinephrine ..... 0.01 mg/day
  • Folic acid ..... 4 mg/day
  • Glucose ..... 100 mg/day
  • Glutamic acid ..... 308 mg/day
  • Glycine ..... 455 mg/day
  • Inositol ..... 14 mg/day
  • Iodine ..... 0.25 mg/day
  • Iron ..... 0.5 mg/day
  • Lysine, total ..... 56 mg/day
  • Magnesium ..... 100 mg/day
  • Manganese ..... 0.5 mg/day
  • Methionine, total ..... 10 mg/day
  • Nitrogen, total ..... 15 g/day
  • Ornithine ..... 10 mg/day
  • Pantothenic acid ..... 3 mg/day
  • Phenylalanine ..... 21 mg/day
  • Phosphorus, organic ..... 9 mg/day
  • Potassium ..... 2.5 mg/day
  • Proteins, total ..... 5 mg/day
  • Riboflavin ..... 0.9 mg/day
  • Tryptophan, total ..... 28 mg/day
  • Tyrosine, total ..... 50 mg/day
  • Urea ..... 24.5 mg/day
  • Vitamin B6 ..... 100 mg/day
  • Vitamin B12 ..... 0.03 mg/day
  • Zinc ..... 1.4 mg/day

Cara kerja Auto Urine Therapy (AUT)

Cara kerja auto urine therapy (AUT) sebenarnya masih belum banyak diteliti, yang ada hanya dugaan dan hipothesis antara lain:

  • Cara kerja AUT mirip dengan vaksinasi. Manakala seseorang divaksinasi, tubuh orang tersebut dimasukkan suatu antigen penyakit yang sudah dilemahkan dengan tujuan agar tubuhnya membentuk zat anti (yang disebut juga antibody) terhadap penyakit tersebut sehingga tubuhnya akan kebal terhadap serangan penyakit sesuai dengan penyakit yang divaksinasi kedalam tubuhnya. Contoh: vaksinasi polio dapat mencegah terhadap serangan penyakit polio.
  • Urin mengandung hampir seluruh asam amino esensial yang ada di bumi ini, gunanya asam amino antara lain:
  • Membentuk sel-sel baru
  • Memperbaiki jaringan yang rusak
  • Membentuk zat anti bodi untuk daya tahan tubuh
  • Menyelaraskan enzim dan hormon
  • Kerja ginjal lebih optimal karena urin mempunyai efek diuretika, namun berbeda dengan diuretika yang berasal dari obat-obatan kimia yang dapat membuang mineral dan elektrolit tubuh, efek diuretika urin lebih selektif sehingga tidak merugikan tubuh.
  • Penyerapan kembali zat-zat nutrien yang bermanfaat, hormon-hormon dan enzim-enzim
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh
  • Urin merupakan zat antiseptik yang dapat membunuh kuman-kuman tertentu di area yang dilewatinya, oleh karena itu AUT dapat mengurangi sering kambuhnya radang tenggorok dan penyakit maag.
  • Penyerapan melalui kulit (untuk mengobati penyakit kulit tertentu), mulut (sebagai obat kumur-kumur) dan mukosa mata (obat tetes untuk mata merah) diduga cukup efektif.
  • dan lain-lain

 

Referensi

1. Martha Christy, "Your Own Perfect Medicine" in http://www.shirleys-wellness-cafe.com/urine_martha.htm

2. Iwan T. Budiarso, 2002, "Therapy Auto Urin"